//Yuk, kenali Holochain (HOT) lebih dekat

Yuk, kenali Holochain (HOT) lebih dekat

[Total: 0    Average: 0/5]

Teman-teman yang sudah berkecimpung didalam dunia Cryptocurrency tentunya sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Blockchain, tetapi untuk Holochain pastinya masih banyak yang belum tahu bukan?

mari kita bahas bersama-sama agar lebih paham.

Apa itu holochain ?

Holochain merupakan open-source framework yang digunakan untuk membangun desentralisas dengan aplikasi peer-to-peer yang di klaim sebagai alternatif untuk Blockchain saat ini. Hal ini dikarenakan, teknologi Blockchain yang dikembangkan sekarang masih belum banyak memenuhi kebutuhan akan hal ini.

Platform Holochain didirikan oleh Arthur Brock, yang menjabat sebagai CO-Founder Holochain dan merupakan pakar arsitektur aplikasi terdistribusi, Social Enterpreneur, dan Cryptocurrency Designer.

Arthur Brock juga saat ini menjabat sebagai Founder & Acting CEO Holo.Host, sebuah P2P Hosting yang dibangun pada Holochain.

Dimana pada dasarnya, Platform Holochain yang diciptakan, diharapkan bisa menjadi aplikasi generasi kripto selanjutnya, yang mana mampu mengatasi keterbatasan kinerja Blockchain dan memberikan komputasi terdistribusi P2P sepenuhnya.

Dimana banyak ditemukan saat ini adanya keterbatasan kecerasan buatan seperti pada operator yang tertutup yang dapat dicegat, dibatasi dan dikendalikan.

Arthur brock juga menjelaskan bahwa ia ingin membangun pola yang lebih sehat untuk dunia cryptocurrency, di mana itu merupakan tujuan utama dari Holochain yaitu menciptakan operator yang tidak dapat dicopot untuk melakukan interaksi komunikasi.

Cara kerja Holochain.

Sejalan dengan tujuan utama dari Holochain yaitu membangun sistem yang lebih sehat dan memberikan sistem komputer yang terdistribusi P2P pada platform mereka.

Versi terbaru Holochain akan memungkinkan pengguna terhubung bersama saat keluar dari struktur terpusat tanpa hambatan, dan overhead komputasi besar. Selain itu, platform yang bersifat open source memudahkan pengguna untuk menggunakan platform tersebut dari smartphone dan komputer.

Untuk transaksi yang digunakan pada platform Holochain adalah berbentuk token, dimana holochain memadukan hashing, tanda tangan digital dan DHT untuk membentuk buku besar yang di distribusikan dengan tamper-proof technology. Dan, sistem akuntansi Holochain didasarkan pada sistem pembukuan double entry bookeeping.

TAGS: