- sponsor -

Memasuki akhir tahun 2021, kabar pembelian mata uang kripto semakin laris. Para investor berbondong-bondong untuk memiliki aset ini hingga mencapai titik ratusan triliun rupiah menjelang akhir tahun 2021.

Pergerakan masuk uang kripto atau cryptocurrency pada tahun 2021 ini meningkat drastic dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, catatan ini menunjukkan pergerakan signifikan dalam waktu belum mencapai 12 bulan.

Bahkan, catatan selama 11 bulan saja sudah mencapai angka US$9,5 miliar atau setara dengan Rp 136,3 triliun. Angka ini jauh melonjak dari perdagangan pada tahun sebelumnya di 2020.

Pada tahun 2020 uang kripto berhasil menyentuh angka US$6,7 miliar atau setara dengan Rp 96 triliun. Tentunya perkembangan yang sangat signifikan dibandingkan tahun 2020 lalu.

Perkembangan Kripto Minggu ini

Koran Crypto - Perkembangan Kripto Minggu ini

Perkembangan signifikan juga ditunjukkan pada minggu ini yang dimana arus masuknya mencapai US$306 juta. Angka ini jika dirupiahkan akan setara dengan Rp 4,3 triliun dalam satu minggu terakhir.

Seluruh data ini disampaikan langsung oleh CoinShares. Pihak tersebut juga mengkonfirmasi bahwa investor institusi mulai membanjiri sektor tersebut walaupun kondisi harganya mulai menurun dalam beberapa minggu terakhir.

Adanya peningkatan aliran masuk dikarenakan harga Bitcoin yang menurun sebesar 2,3 persen. Sebelum itu juga mengalami penurunan mencapai 10,4 persen pada perdagangan beberapa minggu terakhir.

Sedangkan, pada perdagangan hari terakhir minggu lalu Bitcoin juga merosot sebesar 9 persen. Faktor utama hal ini terjadi karena adanya kekhawatiran akan varian virus baru Covid-19 Omicron.

Sementara itu, peningkatan terakhirnya terjadi sebesar 2 persen setara dengan US$58.483. Hal ini juga disampaikan oleh Cryptohopper yang merupakan Kepala Bot Perdagangan Kripto Otomatis Berbasis Cloud.

Menurutnya, adanya kondisi inflasi yang terus meningkat dan banyak orang yang mencari alternatif serupa lainnya. Khususnya untuk mereka yang telah menyimpan uang di dalam bank.

Selain itu, ia juga menyampaikan beberapa hal terkait harga uang kripto. Ia menyebutkan bahwa waktu lama bisa membuat investor tertarik untuk membeli aset dalam momen pembelian yang “murah”.

Ia juga menyebutkan bahwa kondisi pihaknya dalam keadaan bull cycle. Menurutnya adanya kondisi kenaikan inflasi bisa membuat lebih banyak uang akan dipindahkan untuk kepentingan saham dan kripto.

Investor Gemari, Uang Kripto Laris

Korancrypto - Investor Gemari, Uang Kripto Laris

Selain beberapa informasi tersebut, CoinShares juga memberikan informasi terkait arus masuk dari bitcoin. Lebih tepatnya pihak CoinShares mencatat arus masuk bitcoin dalam lima minggu terakhir.

Dalam lima minggu terakhir harga Bitcoin secara keseluruhan menyentuh harga US$247 juta atau setara dengan Rp 3,5 miliar. Hal ini terjadi usai adanya pengumuman akan produk baru investasi di Eropa.

Beberapa laporan media menyebutkan ada beberapa perusahaan yang meluncurkan aset baru. Mulai dari Invesco yang mulai mengeluarkan bursa Bitcoin di negara Eropa tentunya dilirik para investor di negara tersebut.

Tidak hanya itu, CoinDesk juga menginformasikan bahwa manajer dari aset WisdomTree juga mendaftarkan kripto mereka. Pihak WisdomTree mendaftarkan trio kripto ETP pada bursa Six dan Borse Xetra.

Pendaftaran yang dilakukan oleh WisdomTree masing-masing berbasis di negara Swiss dan Frankfurt. Tentunya hal ini juga mempengaruhi pergerakan harga kripto di negara-negara Eropa pada masa peluncurannya.

Aset yang sering bersamaan dengan Bitcoin, Ethereum juga memiliki arus masuk yang cukup baik. Selama lima minggu berturut-turut berhasil memiliki arus masuk sebesar US$23 juta setara dengan Rp 329,7 miliar.

Jenis aset lainnya yaitu Polkadot memiliki arus masuk sebesar US$11,5 juta setara dengan Rp 164,8 miliar. Sedangkan, Solana memiliki arus masuk senilai US$14,6 juta setara dnegan RP 209,3 miliar.

- sponsor -