- sponsor -

Transaksi untuk segala aset mata uang kripto kini sudah ada pajaknya. Pajak tersebut adalah PPN (Pajak Pertambahan Nilai) dan Pajak Penghasilan (PPH) sesuai dengan Peraturan Mentri Keuangan (PMK) Nomor 68 Tahun 2022.

Kemenkeu Bonarsius Sipayung, dasar penarikan PPN dan PPH ini dilihat dari pergerakan aset kripto itu sendiri. ” Ketika aset itu memiliki pergekaran, dari satu akun ke akun yang lain. Apakah konteksnya jual-beli atau dalam konteks penukaran, itu terutang PPN. Dan bukan konteksnya uang yang keluar dari e-wallet “.

Resmi Berlaku Di Indonesia Bahwa Transaksi Kripto Ada Pajaknya

Korancrypto - Resmi Berlaku Di Indonesia Bahwa Transaksi Kripto Ada Pajaknya

Pihak yang bertanggung jawab untuk melakukan penarikan PPN dan PPh atas transaksi aset kripto yang dilakukan adalah mereka yang memfasilitasi transaksi jual dan beli komoditi ini.

DJP mencatat ada sebanyak 13 marketplace yang telah diakui sebagai pihak yang menyediakan transaksi jual beli aset kripto dan terdaftar pada Bappebti.

Tarif pajak yang dikenakan yaitu 1% dari tarif PPN yang dikali dari nilai transaksi kripto. Jika Anda melakukannya pada platform yang menyediakan transaksi jual beli kripto yang terdaftar pada Bappebti.

Apabila melakukan Transaksi di luar platform Bappebti maka dikenakan tarif PPN 2% dikali dengan nilai transaksinya. Adapun untuk para investor kripto juga akan dikenakan PPh dari penghasilan yang nantinya menerima hasil penjualan aset kripto.

Besarannya adalah 0,1% bila melakukan transaksi di platform yang terdaftar pada Bappebti. Serta 0,2% apabila dilakukan pada platform yang non-terdaftar.

Contoh Perhitungan Jual-Beli Kripto

Koran Crypto - Contoh Perhitungan Jual-Beli Kripto

Orang A punya 1 koin aset kripto XX yang bernilai Rp 200 juta dan Orang B punya uang rupiah yang tersimpan di e-wallet yang disediakan platform yang telah terdaftar di Bappebti.

Kemudian Orang A menjual sebanyak 0,7 koin kepada Orang B. Maka Orang A akan dikenakan pajak PPh dengan hitungan 0,1% x (0,7 koin x Rp 200 juta) = Rp 140 ribu.

Sedangkan Orang B akan dihitung pajak PPN yaitu 1% dari 10% atau sama dengan 0,1% x (0,7% x Rp 200 juta) = Rp 140 ribu.

Contoh Perhitungan Swap Kripto

Orang B melakukan penukaran 0,3% koin kripto XX dengan 30 koin kripto YYY milik Orang C. Ketika mereka melakukan pertukaran harga 1 koin kripto XX adalah Rp 500 juta. Mereka melakukan transaksi di platform kripto yang terdaftar di Bappebti.

Maka Orang B akan dikenakan Pajak PPh sebesar 0,1% x (0,3 x Rp 500 juta) = Rp 1.5 juta.

Serta Orang C dikenakan pajak PPN sebesar 0,1% dari 10% x (0,3% x Rp 500 juta) = Rp 1.5 juta.

- sponsor -