- sponsor -

Petisi Robinhood Listing SHIB ( Shiba Inu ) sudah ditandatangani hingga 526 ribu orang. Chief Operating Officer (COO) perusahaan, Christine Brown, juga memberikan kabar terbaru dompet kripto yang akan diluncurkan.

Hal ini kemungkinan bisa menjadi angin segar, mengingat pendapatan antar kuartal yang selalu turun. Kepopuleran Shiba Inu sendiri dan banyaknya orang trading dapat menjadikan platform tersebut meningkatkan pendapatannya.

Rencana Robinhood Mengenai Strategi Listing SHIB

Koran Crypto - Rencana Robinhood Mengenai Strategi Listing SHIB

COO platform tersebut, Christine Brown, membeberkan rencana listing strategi menanggapi antusiasme yang ditunjukkan pendukung Shiba Inu, Secara bersamaan dirinya juga memberi kabar terbaru mengenai peluncuran dompet crypto.

Menanggapi petisi SHIB, menurutnya strategi mereka berbeda dengan yang lain. Hal penting ditekankan Brown adalah tidak akan mengabarkan berita mengenai token baru yang akan masuk list.

Mengutip dari konferensi dengan Yahoo Finance dan Decrypt, Brown menyebutkan, “Kami pikir pendapatan jangka pendek tidak sebanding dengan trade jangka panjang pengguna platform Kami.” Ungkapnya.

Berbicara strategi, COO Robinhood menyebutkan, “Kami ingin memastikan semua pekerjaan dilakukan sesuai perspektif peraturan dengan baik. Mengingat Kami juga perusahaan yang mengedepankan keamanan, maka begitulah Kami bermain.”

Pada konferensi tersebut juga muncul banyak pertanyaan mengenai kapan SHIB dimasukkan ke list. Mengingat sudah ada lebih dari 526 ribu petisi yang ditandatangani di Change.org.

COO perusahaan tersebut menanggapinya dengan, “Hal favorit Saya adalah melihat orang pengguna koin ini berinteraksi dengan Saya, selanjutnya mereka dapat mengatakan apa yang di butuhkan.” Ungkapnya.

Peluncuran Dompet Crypto dan Pendapatan Q3

Korancrypto - Peluncuran Dompet Crypto dan Pendapatan Q3

COO Robinhood juga membagikan detail terbaru mengenai peluncuran dompet crypto. Dimana dompet ini akan mengizinkan pengguna untuk berpindah cryptocurrency, keluar masuk dari akun perdagangan mereka.

Brown menyebutkan, “Saat ini Kami memiliki daftar tunggu sebanyak 1,6 juta pengguna. Mereka ingin segera menggunakan produk terbaru ini.” Ungkap dirinya berhubungan dengan daftar tunggu dompet terbaru.

“Sekarang ini Kami sudah memasuki tahapan alpha testing, sehingga saat ini ada pengguna aktif mengakses produk tersebut. Namun kemajuannya masih perlahan, karena keamanan lebih diutamakan.” Tambahnya.

Masih membahas keamanan, Brown menyebutkan, “Kami berencana membangun fitur yang mempunyai keamanan sesuai dengan keinginan pengguna.” COO tersebut juga menyebutkan detail apa yang sedang dikembangkan pada dompet terbaru tersebut.

“Saat ini Robinhood juga tengah sedang membangun multifactor authentication (MFA) pada aplikasi. Jadi dapat diketahui apakah benar Anda yang bertransaksi. Selain itu ditambahkan pengecekan jenis dompet yang akan pengguna kirimkan.”

“Pengembangan ini dilakukan untuk memastikan pengguna aman dan rendah risiko. Itulah alasan mengapa saat ini peluncuran membutuhkan waktu lebih lama.” Selanjutnya Brown juga mengonfirmasi mengenai pendapatan Q3.

Pendapatan dari transaksi cryptocurrency trading adalah US$51 juta. Naik dari US$233 juta ada kuartal sebelumnya. Transaksi Dogecoin (DOGE) sendiri sebesar 40% dari total pendapatan cryptocurrency di Robinhood.

Sementara pendapatan berdasarkan transaksi cryoti turun pada Q3, namun YOY masih naik hingga 800%. “Pasaran retail sifatnya berputar, jadi Kami harus bersiap dengan kemungkinan naik dan turunnya.” Tambah Brown.

Terakhir COO tersebut juga menanggapi pihak skeptis akan crypto karena mengebutkan mereka yang berinvestasi adalah ‘bodoh atau gila’. Menurutnya 57% atau mayoritas masyarakat Amerika melihat crypto sebagai investasi jangka panjang.

“Mereka bukanlah orang yang hanya gambling dan berharap mendapatkan keuntungan secepatnya”. Tutup Christine Brown pada konferensinya dengan Yahoo Finance dan Decrypt pada Kamis, 11/11/2021.

Kesimpulannya belum ada kepastian mengenai listing Shiba Inu di Robinhood. Platform tersebut sendiri tengah berfokus pada peluncuran dompet crypto, dimana saat ini sudah memasuki alpha testing.

- sponsor -