- sponsor -

Robinhood Diretas – salah satu platform cryptocurrency terbaru, umumkan di akun twitter (@RobinhoodComms) mengenai peretasan pada 9/11/21. Mengutip unggahannya, aplikasi trading tersebut mengalami peretasan yang menjadikan 7 juta data pelanggan dicuri.

Peretasan sendiri terjadi pada 3/11/21, data yang dicuri hacker setidaknya 5 juta alamat email dan 2 juta nama lengkap pelanggan. Sedangkan sekitar 310 orang peretasan lebih serius.

Peretasan yang lebih serius tersebut mengambil setidaknya nama, tanggal lahir, hingga kode pos. Berdasarkan 310 pelanggan tersebut, 10 di antaranya detail akun lebih banyak diretas.

Platform Cryptocurrency, Robinhood Diretas

Korancrypto - Kronologi Peretasan Platform Cryptocurrency, Robinhood

Menurut pihak Robinhood, peretasan ini terjadi ketika hacker berhasil mendapatkan akses ke customer support system tertentu. Tepatnya dengan menyamar sebagai karyawan dan menghubungi pelanggan melalui telepon.

Hacker kemudian menuntut pembayaran setelah pihak perusahaan mengatasi pembobolan tersebut. Hingga kemudian kasus ini dilaporkan ke penegak hukum setempat. Setelahnya saham Robinhood sendiri anjlok kisaran 3,2% akibat insiden ini.

Mengutip dari CNN, perwakilan pihak perusahaan memastikan bahwa data lain tidak mengalami kebocoran. Diantaranya nomor rekening bank, nomor jaminan sosial, dan nomor kartu debit tidak terungkap.

Hanya saja hacker masih dapat menyebabkan kejahatan menggunakan alamat email dan nama. Misalnya mengirim pesan penipuan dari email yang mengandung malware. Bahkan berpura-pura menjadi sumber terpercaya untuk mendapat informasi krusial.

Menurutnya juga tidak ada kerugian finansial yang dialami pelanggan akibat peretasan. Hingga kini masih dilakukan upaya pengamanan data kembali pada orang yang terkena dampak pembobolan.

Platform cryptocurrency tersebut memutuskan untuk menggandeng Mandiant, perusahaan keamanan, dalam proses penyelidikan. Sehingga 22 juta pengguna yang menggunakan platform tidak khawatir akan terkena serangan siber lagi.

“Kami adalah perusahaan yang mengedepankan keamanan (safety first). Maka Kami memiliki utang kepada pelanggan untuk bertindak dengan integritas dan transparan”. Ungkap Caleb Sima, Kepala Petugas Keamanan Robinhood kepada CNN.

Bukan Peretasan Pertama – Sedikit Tips Melindungi Diri dari Serangan Siber

Koran Crypto - Bukan Peretasan Pertama – Sedikit Tips Melindungi Diri dari Serangan Siber

Menurut Bloomberg, ini bukan pertama kalinya platform cryptocurrency dan trading tersebut menjadi incaran hacker. Bahkan tahun lalu setidaknya 200 akun pelanggannya dibobol dan berhasil mengambil uang.

Pada saat itu kejadian juga lebih parah karena customer yang terkena tidak dapat menghubungi perusahaan. Sejak saat itu dilakukan peningkatan customer service system dengan banyak yang diinvestasikan.

Menjadikan Otoritas Pengatur Industri Keuangan dan Komisi Perlindungan dan Pertukaran memberi peringatan sejak kejadian. Terutama untuk waspada terhadap meningkatnya kasus pembobolan di industri pelayanan keuangan.

Apabila Anda merupakan salah satu pelanggan Robinhood, maka bisa menuju ke help center untuk memastikan apakah data diretas. Apabila nama atau email memang dicuri, selanjutnya perlu waspada akan email palsu.

Selain itu, ada beberapa tips supaya aman transaksi crypto meskipun Anda bukan customer perusahaan tersebut. Diantaranya jangan klik link di email. Kalau menerimanya, segera login ke akun.

Waspada terhadap email yang mengharuskan Anda membagikan informasi pribadi. Apabila warna dalam logo aneh atau nama perusahaan salah eja, kemungkinan besar merupakan pesan dari scammer.

Ingat juga untuk menggunakan kata sandi yang unik dan rumit. Menggunakan password yang sama terus menerus juga bisa membahayakan. Apabila tidak ingin ada jejak, lebih baik gunakan beberapa opsi password.

Gunakan two-factory authentication (2FA). Kebanyakan platform crypto juga menawarkan 2FA ini kepada pelanggannya. Anda bisa mendapatkan kode melalui email atau pesan untuk bisa login ke akun.

Pastikan Anda juga menggunakan antivirus dan perlindungan malware yang sudah update. Cara paling mudah untuk adalah dengan mengatur software antivirus selalu update secara otomatis.

Kesimpulannya kalau Anda pelanggan Robinhood, lebih baik hubungi help center untuk memastikan apakah data diretas tidak. Selanjutnya gunakan beberapa tips terhindar dari serangan siber dengan beberapa tips di atas.

- sponsor -