- sponsor -

Mengenai promosi mata uang crypto, Spanyol menetapkan aturan baru kepada para influencer, sponsor dan pengiklan lainnya. Para promotor dengan pengikut sosial media berjumlah lebih dari 100.000, harus menginformasikan kepada CNMV atau Komisi Pasar Sekuritas Nasional.

Penginformasian tersebut dilakukan minimal 10 hari sebelum mempromosikan aset crypto tersebut. Bila tidak mengikuti prosedur atau peraturan yang ada, bisa dikenai denda sejumlah 300.000 euro atau sekitar USD 342.000.

Peraturan tersebut sudah diberlakukan mulai tanggal 17 Januari 2022 kemarin. Para promotor perlu memberitahukan ketika menerima pembayaran dari hasil promosi aset kripto. Aturan juga berlaku kepada perusahaan yang melakukan promosi serta public relation yang disewa.

Sanksi di Berbagai Daerah Bagi Influencer yang Tidak Mematuhi Aturan Aset Crypto

KoranCrypto - Sanksi di Berbagai Daerah Bagi Influencer yang Tidak Mematuhi Aturan Aset Crypto

Tidak hanya pelaporan, para influencer juga harus memberikan peringatan mengenai risiko transaksi uang kripto ini secara jelas. Selain itu, diharapkan tidak adanya keberpihakan terhadap produk yang dipromosikan.

Rodrigo Buenaventura, selaku kepala CNMV Spanyol mengatakan bahwa mungkin peraturan tersebut akan memunculkan gesekan antara influencer dengan pihaknya. Namun, bila influencer tidak tercakup, yang ditakutkan adalah adanya pintu belakang untuk menghindari peraturan.

Pasti akan ada kontra terhadap peraturan baru yang tidak pernah diatur sebelumnya. Rodrigo Buenaventura meyakini aturan yang dibuat tersebut pertama di Uni Eropa. Pasalnya, anggota Uni Eropa yang lain belum setuju terhadap aturan crypto tersebut.

Buenaventura menambahkan bahwa negara anggota di Uni Eropa sedang menangani masalah yang berhubungan dengan cryptocurrency, termasuk terkait regulasi proses iklan atau promosi dilangsungkan.

Sanksi sudah diberikan di berbagai daerah bagi influencer yang tidak mematuhi aturan berlaku. Pada bulan Juli, Prancis memberikan denda kepada bintang reality TV sejumlah 20.000 euro atau USD 22.800.

Denda diberikan karena adanya praktik komersial menyesatkan mengenai iklan situs jual beli Bitcoin melalui Snapchat. Sedangkan baru-baru ini, Floyd Mayweather serta Kim Kardashian menjadi terdakwa gugatan class action atas pengambilan bagian skema pum and dump.

Otoritas Moneter Singapura (MAS) Meminta Penyedia Mata Uang Crypto Tidak Promosi Layanan kepada Masyarakat Publik

Koran Crypto - Otoritas Moneter Singapura (MAS) Meminta Penyedia Mata Uang Crypto Tidak Promosi Layanan kepada Masyarakat Publik

Otoritas Moneter Singapura atau MAS, sebelumnya mengungkapkan penyedia cryptocurrency tidak boleh melakukan promosi kepada masyarakat publik di wilayah Singapura. Hal ini disampaikan pada hari Senin, 17 Januari 2022, dilansir dari Channel News Asia.

Larangan promosi yang dimaksud berkaitan dengan berbagai macam bentuk iklan di tempat umum. Misalnya seperti transportasi umum, situs web publik, ATM, media penyiaran serta media cetak.

Bahkan penyedia aset juga tidak diperkenankan melibatkan pihak ketiga untuk melakukan promosi guna mendapatkan klien baru. Hal ini diungkapkan bank sentral ketika mengeluarkan pedoman baru terkait pencegahan jual beli mata uang crypto oleh masyarakat publik.

Berdasarkan pedoman, penyedia aset hanya boleh melakukan iklan di tempat mereka sendiri, baik itu web perusahaan, akun resmi media sosial maupun aplikasi seluler. Pihak MAS mendorong pengembangan Blockchain serta kripto dalam situasi yang memberikan nilai tambah.

Namun, jual beli cryptocurrency pada nyatanya sangat berisiko dan tidak cocok untuk masyarakat publik. Hal ini dikatakan oleh Loo Siew Yee, asisten direktur pelaksana bank sentral, dilansir Channel News Asia.

Sekarang ini, peraturan di Singapura mengutamakan perlindungan terhadap dana terorisme maupun pencucian uang. Aset pembayaran digital tidak patuh pada kegiatan perlindungan para konsumen.

Mr James Shanahan, selaku ketua sub komite grup pembayaran SFA menyetujui terkait pedoman baru yang diberikan. Agar stabilitas serta pragmatisme teknologi Blockchain serta aset crypto berkembang baik.

Meskipun menuai pro dan kontra terkait aturan baru, pada akhirnya regulasi tersebut harus dilaksanakan. Tujuannya tidak lain adalah untuk mengingatkan masyarakat dari risiko transaksi mata uang crypto yang sangat tinggi.

- sponsor -