- sponsor -

Korancrypto.com – Presiden Venezuela, Nicolas Maduro memerintahkan bank terbesar di negara tersebut, Banco de Venezuela untuk menerima mata uang ciptaan negera sendiri yaitu Petro Coin.

Maduro memberikan perintah tegas untuk membuka meja pelayanan Petro Coin diseluruh cabang Banco de Venezuela tersebut, seperti yang disampaikan saat merayakan acara ulang tahun kesepuluh bank tersebut.

Pada 19 Juni, Maduro mengumumkan bahwa 924 juta Bolivar (setara 1.3 triliun Rupiah) dialokasikan untuk Bank Digital Pemuda dan Siswa untuk membuka satu juta akun dompet Petro untuk kaum muda di Venezuela.

Baca Juga : Pemerintah Filipina Umumkan Peraturan Baru Cryptocurrency

José Angel Alvarez, selaku presiden National Cryptocurrency Association di negera tersebut berkomentar.

“ini adalah keputusan yang berani dan tepat untuk bergerak maju menuju ekonomi hibrida di mana mata uang fidusia suatu negara bersaing secara langsung dengan cryptocurrency.”

Sebelumnya Venezuela telah mempermasalahkan sanksi Amerika Serikat, termasuk yang dikenakan terhadap transaksi dalam mata uang digital negera tersebut.

Donald Trump melarang semua warga Amerika Serikat untuk membeli Petro Coin.

Pada Mei, ada kabar yang menyatakan bahwa saat ini Venezuela mempertimbangkan untuk menutup perdagangan dengan Rusia yang masih menggunakan Rubel.

Sumber : CoinTelegraph

- sponsor -