- sponsor -

Korancrypto.com – Siaran pers pada 30 Mei menyatakan bahwa platform trading Coinbase tambahkan dukungan terhadap EOS. Coinbase sendiri merupakan perusahaan trading dan juga dompet mata uang digital yang berbasis di Amerika Serikat.

Dalam pengumuman juga tidak disebutkan berapa biaya yang diperlukan untuk melakukan transaksi EOS seperti koin atau token lainnya, malahan rumornya pengguna yang menjalankan atau menyimpan EOS akan menerima upah berupa EOS itu sendiri.

EOS sendiri adalah salah satu cryptocurrency yang masuk ke peringkat 10 besar, tepatnya peringkat ke lima menurut CoinMarketCap saat artikel ini ditulis dengan kapitalisasi pasar lebih dari US$ 8 Miliar. Selain EOS, Coinbase juga baru saja menambah dukungan untuk beberapa cryptocurrency lain seperti Ripple (XRP) yang ditambahkan pada Februari lalu dan dua stable coin seperti dai dan USD Coin (USDC).

Bulai Mei, Coinbase memperluas sayapnya secara global dengan mendirikan cabang di lebih dari 100 Negara dan juga mendukung di lebih dari 50 yurisdiksi baru dan program pendidikan dengan pembayaran crypto kecil, Coinbase Earn.

Wakil Presiden Coinbase, Emilie Choi, membenarkan bahwa perdagangan terdesentralisasi tidak menjadi agenda pertukaran saat ini. Choi sendiri berkomentar tentang masalah kepatuhan menjadi pencegah Coinbase untuk meluncurkan pertukaran desentralisasi (DEX)

“Kami harus memastikan bahwa jika kami menawarkan dex bahwa kami melakukannya dengan cara yang aman dan aman dan patuh. Saya pikir tidak ada banyak kejelasan saat ini tentang cara kerjanya. Kami pikir ruang ini menarik tetapi kami tidak aktif berinvestasi di dalamnya saat ini. “

Bagaimana pendapat anda tentang langkah Coinbase tambahkan EOS di dalam platform mereka ?

Baca Juga : Regulasi Baru di Malaysia, Cryptocurrency di Akui Sebagai Bursa Efek

 

- sponsor -