- sponsor -

Perkembangan Rencana Pajak dalam memberikan kewajiban pajak bagi aset uang kripto nyatanya terus dikembangkan dan diteliti. Direktorat pajak dalam negeri secara terang terangan memang ingin menerapkan pajak pada aset uang kripto dalam beberapa investor.

Hal ini tentunya penting disadari sebagai salah satu aspek penting yang wajib untuk diketahui oleh semua investor. Perkembangan aset kripto yang terus berubah dengan cepat dan mulai menjadi komoditas terbaru membuat mata uang digital ini memiliki banyak peminat.

Pertimbangan untuk menerapkan pajak ini juga sangat layak untuk dilakukan, mengingat saat ini ada banyak investor baru yang mulai berkembang. Bahkan secara tidak langsung angka para investor terus menerus bertambah hingga mencapai jutaan orang.

Minat yang tinggi pada aset digital mata uang kripto ini tentunya membuat kapasitas dan pola pengaturan pajak dirasa penting untuk dilakukan. Selain karena minat yang tinggi, aspek penting yang perlu diketahui adalah nominal aset setiap investor nyatanya juga sangat banyak.

Beberapa investor bahkan juga menerangkan bahwa pendapatan dan aset yang dimilikinya sangat tinggi. Apalagi perkembangan beberapa slot aset kripto yang cenderung terus naik, bahkan pada saat terjadi krisis akibat pandemic perkembangan kripto malah semakin naik.

Melalui beberapa alasan tersebutlah maka rencana untuk menerapkan pajak terus dilakukan. Berikut ini adalah perkembangan terkini dari proses penerapan pajak untuk mata uang aset kripto secara garis besar, khususnya di Indonesia.

Masih Dalam Tahap Penelitian Lebih Lanjut

Korancrypto - Masih Dalam Tahap Penelitian Lebih Lanjut

Melalui badan koordinasi dibawah direktorat pajak yakni direktur penyuluhan, pelayanan, hingga hubungan masyarakat DJP menerangkan bahwa saat ini tahapan penerapan pajak untuk aset kripto masih dalam penelitian. Hal ini disebabkan karena adanya beberapa pengkajian penting.

Pengkajian tersebut meliputi banyak hal, mulai dari skema yang berlangsung, atau bahkan besaran rata-rata pendapatan setiap investor. Sehingga pertimbangan untuk menerapkan besaran pajak akan menemukan angka yang cukup sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Apalagi dalam dunia keuangan dan pajak, mungkin aset kripto merupakan mata uang yang masih baru dan belum pernah diterapkan sebelumnya. Hal inilah yang membuat direktorat pajak penting untuk melakukan pengkajian secara menyeluruh dan terstruktur.

Pertimbangan penelitian ini terus menerus dilakukan dengan memanfaatkan kapasitas tenaga ahli dalam bidangnya. Sehingga proses untuk penerapan pajak bagi aset digital ini bisa sesuai dengan standart yang berlaku.

Perkembangan Rencana Pajak Untuk Kripto Dari Segi PPN Dan PPH

Koran Crypto - Perkembangan Rencana Pajak Untuk Kripto Dari Segi PPN Dan PPH

Aspek selanjutnya yang penting untuk diperhatikan adalah penelitian dari lembaga direktorat pajak ini juga semakin mengkerucut pada spesifikasi jenis pajak yang akan diterapkan.

Apakah nilai aset kripto akan masuk pajak untuk penghasilan atau pajak pertambahan nilai. Kemungkinan penerapan dua aspek tersebut tentunya juga cukup dipertimbangkan.

Sebab secara umum ada beberapa spesifikasi yang mengaitkan aset kripto untuk diterapkan pada jenis pajak PPN atau bahkan pajak penghasilan. Kajian mengenai kecenderungan tersebut cukup beralasan, sebab secara umum perkembangan aset kripto bisa dikategorikan sebagai suatu hasil.

Dan tentunya hal ini akan berlaku untuk penerapan pajak dalam bentuk penghasilan. Akan tetapi disisi lain pertimbangan untuk menerapkan PPN ini juga cukup beralasan, sebab aset krito juga bisa dikategorikan sebagai aset atau kekayaan yang berjalan.

Dua aspek inilah yang menjadikan penerapan pajak untuk aset kripto perlu pengkajian lebih detail. Jika formula terbaru dan cocok sudah ditemukan, maka secara tidak langsung pajak tersebut akan segera diterapkan.

- sponsor -