- sponsor -

Tampak semakin serius saja pemerintah El Salvador soal Bitcoin. Saat nilai Bitcoin jatuh hingga 30% semalam, Presiden Nayib Bukele langsung melakukan transaksi ke 150 Bitcoin. Dia yakin bahwa nilainya akan naik dan hasilkan keuntungan besar hingga aksinya banyak dikritik.

Bitcoin yang kini merupakan mata uang digital paling dikenali sekaligus terbesar dengan nilai yang hampir mencapai 69 ribu USD. Di sisi lain, El Salvador merupakan negara dengan regulasi yang unik dengan memanfaatkan eksistensi Bitcoin sebagai salah satu pendapatan negara.

Semua transaksi di negara tersebut menggunakan Bitcoin sebagai alat tukar dan kebijakan negara tersebut juga semuanya berkaitan dengan keuangan Bitcoin, bukan lagi mata uang biasa. Jika sebelumnya El Salvador menggunakan Dollar AS, kini Bitcoin menjadi utama.

Lantas, ketika ada kabar bahwa nilai Bitcoin mengalami penurunan ekstra, presiden El Salvador tidak perlu waktu yang lama untuk melakukan keputusan. Pada Senin waktu negara itu, Nayib Bukele langsung melakukan transaksi sebanyak 150 BTC akibat nilai yang turun.

150 Bitcoin Setelah Nilai Bitcoin Jatuh 30 Persen

Korancrypto - 150 Bitcoin Setelah Nilai Bitcoin Jatuh 30 Persen

Menurut data dari CoinDesk, Bitcoin mengalami penurunan sekitar 28 persen sebelum pada akhirnya nilai Bitcoin kembali naik dan memantul. Bitcoin tentu saja tidak sendiri ketika nilai turun tersebut, karena Ethereum, koin dengan nilai tertinggi kedua, juga turun 16 persen.

Penurunan ini menyebar ke hampir semua mata uang kripto dan dipercaya pasar kripto akan alami trend buruk seiring varian virus Covid-19 yang Omicron. FED bahkan dianggap harus langsung turun tangan dalam atasi permasalahan soal semua koin kripto di kasus ini.

Meskipun tidak ada kepastian, Bukele langsung bergerak impulsif dengan merespon trend buruk di pasar kripto ini dengan membeli lagi Bitcoin. Tidak tanggung-tanggung, dia lakukan transaksi itu ketika nilainya berada di 48,670, yang artinya menurun dari sekitar 69 ribu.

“El Salvador baru saja membeli sesuatu yang bagus! 150 Koin di harga rata-rata 48.670 Dolar AS” Demikian terjemahan dari kata-kata yang disampaikan oleh Bukele langsung dalam Twitter pribadinya setelah pembelian koin dengan nilai tinggi itu berhasil mereka lakukan.

Bukele juga memberikan tambahan tweet dengan menulis “Melewatkan 7 menit di harga paling bawah, diikuti dengan emoji tertawa”. Likuidasi di pasa kripto memang sangat kental dengan aktivitas presiden El Salvador yang adopsi Bitcoin sebagai mata uang nasional.

Bukan Pertama Kali El Salvador Melakukan Hal Demikian

Koran Crypto - Bukan Pertama Kali El Salvador Melakukan Hal Demikian

Bagi sebagian trader, terkhusus di pasar Bitcoin, mungkin akan menganggap bahwa yang El Salvador lakukan sangat beresiko karena menganggu pasar mata uang asing dan digital jadi kurang stabil. Tetapi pandemi dan inflasi sendiri sudah membuat nilai BTC tidak stabil.

Menurut beberapa pakar dan ahli Bitcoin, minggu awal bulan Desember merupakan waktu yang penuh dengan roller coaster untuk pasar Kripto. Omicron telah membuat larangan dan kesulitan hingga harus membuat nilai koin di pasar kripto ikut terganggu dan menurun.

Tetapi jauh sebelum itu, El Salvador telah melakukan aktivitas transaksi di saat nilai BTC di posisi yang tidak pasti berulang kali. Sehingga kasus pembelian 150 BTC saat nilainya jatuh drastis itu sudah terjadi berulang kali.

Sebelumnya, di kuartal kedua tahun 2021, saat Bitcoin mengalami penurunan drastis, El Salvador yang menggunakan koin itu sebagai mata uang langsung melakukan transaksi tambahan. Lantas, bisa disimpulkan kalau mereka sudah cukup ahli dengan yang serupa.

Bitcoin menyimpan pergerakan yang sulit untuk kita tebak. Menyusul kabar penurunan yang hampir 30%, banyak yang cenderung menghindari pembelian karena sangat beresiko. Tetapi El Salvador melakukan aksi luar biasanya dengan menambah 150 koin saat itu juga.

- sponsor -