- sponsor -

Musim Dingin Kripto – jatuhnya ekonomi dunia dan menyeret sektor crypto ke bawah, beberapa proyek crypto seperti Three Arrows Capital, Celsius, dan lainnya, sudah gagal di mata publik. Sam Bankman-Fried juga menuturkan bahwa startup crypto lainnya juga akan menyusul.

Sektor mata uang kripto kini tengah terancam dimana spekulan dan investor harus menunggu untuk dapat melihat apakah industry ini akan mengalami penurunan yang lebih dalam atau akan kembali meroket. Sekitar 2 triliun USD telah dihapus dari market kap Kripto yang semakin menekan nilai mata uang digital tersebut.

Musim Dingin Kripto Banyak makan Korban

Korancrypto.com - Musim Dingin Kripto Banyak makan Korban

Sam Bankman-Fried yang telah membeli dua perusahaan kripto mencoba mejaga keberadaan projek dimana Voyager dan BlockFi telah dipengaruhi oleh jatuhnya Three Arrows Capital. CEO FTX dan Alameda Research telah melakukan suntikan dana untuk menambal ‘lubang’ agar kapal itu tidak segera tenggelam.

Melalui dua perusahaannya, Bankman-Fried telah setuju untuk memberikan suntikan dana kredit hingga $750 juta. Pengusaha miliarder, sekarang orang terkaya di crypto, mengatakan bahwa dia tidak mengharapkan pengembalian yang dijamin. Tetapi beberapa tingkat stabilitas yang akan dihasilkan diharapkan  berdampak baik untuk perusahaan dan investor mereka.

Ia banyak membantu memberikan dana segar bagi projek kripto yang mengalami penurunan dan berpotensi untuk diakuisisi secara penuh. Hal tersebut cukup potensial bagi Sam Bankman-Fierd dimana ia akan menjadi orang yang sangat ‘kaya’ jika pasar kripto kembali pulih.

Tak banyak perusahaan yang Juga Merugi

Koran crypto - Tak banyak perusahaan yang Juga Merugi

Robinhood adalah perusahaan lain yang dia minati. Dan dia telah berhasil membangun 7,6% saham di platform aplikasi perdagangan tersebut dan dibicarakan bahwa akuisisi penuh mungkin akan terjadi.

Ia berpandangan bahwa banyak perusahaan pertukaran mata uang kripto berusaha mati-matian untuk dapat menarik serta mempertahankan pelanggan dengan menggunakan penawaran hasil tinggi. Tapi dengan kondisi kripto yang mengalami penurunan, maka bisa dipastikan akan sulit untuk perusahaan tersebut berlanjut.

Disisi lain, perusahaannya FTX tetap untung dimana FTX disebut-sebut sebagai saingan terberat bagi Coinbase. Mereka mengalami kerugian senilai 432 Juta USD dan sahamnya turun hingga 90% dari nilai tertingginya.

Dewan pertukaran  Mata Uang Kripto global Coinbase, Tom Loverro memposting di akun twitternya tentang rincian atas wawasan berharga. Bahwa pada musim dingin kripto ini dan bagaimana cara bertahan melewatinya. Para ahli berpendapat bahwa penurunan kripto masih akan berlanjut seperti Bitcoin yang saat ini ada di level $20k mungkin turun ke $12K.

Loverro juga setuju atas pendapat tersebutdengan mengatakan bahwa tahun 2022 akan menjadi tahun yang sulit bagi pasar Kripto. Ia sendiri memprediksi kejatuhan ini bisa berlanjut hingga 2023 dan setidaknya butuh 12 bulan untuk Kripto kembali pulih.

Banyak perusahaan dan investor kripto berharap kripto untuk segera rebound dengan membandingkan situasi musim dingin kripto ini dengan masa pandemi Covid 19 pada 2020 lalu.

Namun tidak seperti covid-19, situasi penurunan saat ini banyak diakibatkan oleh kenaikan suku bunga. Sehingga saat harga kembali stabil maka kripto akan berangsur pulih dengan sendirinya.

Ia juga berpendapat bahwa pasar masih belum berada di titik terendah. Masih banyak pasang surut dan investor yang terlibat terancam kehilangan banyak aset. Hal ini dinilai sia-sia oleh Loverro yang memperkirakan titik terendah yang sebenarnya akan terjadi pada akhir tahun ini dimana kripto tidak akan menjadi bahan perbincangan. Saat itulah investor yang coba-coba akan meinggalkan pasar dan ‘real’ investor akan menyerok semua mata uang kripto dengan harga termurah.

- sponsor -