- sponsor -

Kripto Diramalkan Bernilai Nol || Seorang presiden dan manajer portofolio Paulson & Co, perusahaan investasi asal Amerika Serikat membuat sebuah pernyataan mengenai pandangannya. John Paulson dalam wawancara degan Bloomberg Wealth, Senin lalu memberi nasehat investor.

Paulson mengatakan para investor jangan sampai menyia-nyiakan uang, waktu, serta tenaga untuk aset digital yang dipandang sebagai bubble. Mata uang kripto pada akhirnya akan menjadi tidak bernilai lagi.

Kripto Diramalkan Bernilai Nol di Masa Mendatang

Kripto Diramalkan Bernilai Nol di Masa Mendatang | Korancrypto

Setelah habis euforia, mengeringnya likuiditas, aset digital akan bernilai nol. Paulson tidak akan merekomendasikan siapa saja memasuki dunia aset digital. Bahkan untuk memegang saja tidak aman, karena volatilitas yang tidak stabil.

Paulson menyarankan investor membeli emas saja, karena jumlahnya terbatas di dunia. Saat inflasi meningkat seperti sekarang, banyak orang menarik uang tunai melalui pendapatannya. Kemudian lakukan tindakan logis seperti menyimpan emas.

Bila Anda mempunyai uang, kebetulan jumlahnya bisa digunakan untuk membeli properti seperti rumah. Mengingat pergerakan currency digital tidak stabil. Seperti Bitcoin, sempat naik ke US$ 50.000 tapi kemudian merosot lagi.

Untuk bertahan di level US$ 50.000 saja membutuhkan perjuangan ekstra keras. Apalagi setelah munculnya komentar Jerome Powell, membebani dolar namun memberi crypto peningkatan. Akhirnya diperdagangkan pada harga US$ 47.000.

Tidak hanya John Paulson, investor senior Warren Buffet memiliki pandangan serupa dengannya. Beberapa waktu lalu, Warren Buffet bahkan menyamakan kripto dengan racun tikus. Buffet tidak akan pernah terjun ke dalamnya.

Kritik tajam terhadap cryptocurrency bukan kali pertama dilayangkan oleh Warren Buffet. Bahkan pernyataan ini menjadi yang terkejam daripada sebelumnya. Racun tikus berarti aset gelembung tidak bernilai, bisa turun kapan saja.

Pemilik Twitter Justru Lakukan Hal Ini

Pemilik Twitter Justru Lakukan Hal Ini | korancrypto

Jack Dorsey, pendiri platform sosial media Twitter, memiliki minat besar terhadap mata uang kripto Bitcoin. Dorsey pernah mengutarakan pemikirannya, bahwa Bitcoin bisa menjadi solusi untuk membantu masyarakat mengakses keuangan.

Dari cuitan bos Twitter pada Selasa 31/08/2021 lalu, diketahui Dorsey sangat ingin membangun bursa kripto terdesentralisasi untuk Bitcoin. Fenomena munculnya Bitcoin mendapatkan antusiasme mirip dengan kemunculan internet.

Dorsey mengaku mempunyai rasa kagum pada Bitcoin beserta komunitasnya. Besar harapan bagi masa depan cryptocurrency sebagai suatu aset yang mampu membantu mewujudkan perdamaian warga dunia.

Pendiri platform Twitter ini sudah mempunyai Bitcoin, didukung secara pribadi dan tenaga profesional. Dirinya menjelaskan bahwa cryptocurrency bisa digunakan sebagai pelindung devaluasi nilai mata uang serta transfer dana lintas batas.

Apa yang Membuat Kripto Diburu?

Apa yang Membuat Kripto Diburu? | Koran crypto

Dalam penelitian ilmiah “Speculative Bubbles in Bitcoin Markets? An Empirical Investigation into The Fundamental Values” pada tahun 2015 lalu, dua orang peneliti mencapai sebuah kesimpulan bahwa Bitcoin tidak mempunyai fundamental.

Faktor apa yang melatarbelakangi keyakinan para trader dan pecinta mata uang kripto berbanding terbalik dari para peneliti? Untuk mendapat jawaban, diperlukan penelusuran dan perbandingan mata uang kripto dengan aset lain.

Kripto memiliki level di bawah uang kertas. Tidak ada nilai intrinsik, bentuk fisik saja tidak punya. Wujudnya hanya berupa aset maya yang bisa dibuktikan, direkam, serta tidak mungkin dimanipulasi.

Mata uang kripto sekarang meningkat popularitasnya setelah beberapa orang kaya menerima kehadirannya sebagai alat pembayaran. Elon Musk contohnya, gemar melakukan pompom kripto, dan meraup banyak keuntungan dari trading.

Ross Ulbricht, pecipta darknet yang menjadikan Bitcoin sebagai alat pembayaran pada transaksi barang ilegal adalah penganut ekonomi libertarian. Ross menciptakan mata uang digital untuk menolak kebijakan sentralisasi.

Menurut Ross Ulbricht, masyarakat perlu diberi ruang untuk menentukan peredaran barang dan jasa dalam sebuah sistem otonom serta mempunyai kesetaraan. Ross merupakan seorang milenial yang memperkenalkan Bitcoin.

- sponsor -