- sponsor -

Jaksa Distrik Manhattan baru saja menjatuhkan dakwaan kepada Spieker 24 tahun, mantan penyelenggara pesta. Dengan tuduhan Kasus Pencucian Bitcoin senilai 2,7 juta dollar AS atau sekitar Rp. 38,7 miliar.

Dalam bentuk Bitcoin dan juga uang tunai. Pencucian uang itu dipakai untuk membantu banyak klien menyembunyikan uang yang diduga didapatkan dari kegiatan illegal. Bahkan dalam sebuah pengumuman, Manhattan DA menuduh.

Antara Bulan Januari 2018 dan Bulan Agustus 2021. Spieker telah merubah lebih dari 2,3 juta dollar AS menjadi Bitcoin. Dan secara terpisah, merubah 380.000 dollar AS Bitcoin menjadi dollar AS.

Tindak Kasus Pencucian Bitcoin yang Terjadi

Koran Crypto - Tindak Kasus Pencucian Bitcoin yang Terjadi

Hal tersebut dilakukan lewat seperangkat kaki tangan yang berputar. Membuka rekening bank dan pertukaran kripto untuk memudahkan pencucian hasil kejahatan. Dikutip dari CoinDesk, Alvin Bragg selaku Jaksa Distrik New York.

Dalam sebuah pengumuman dirinya mengatakan, bahwa seperti yang telah dituduhkan. Beredarnya jaringan luas pencucian uang internasional tersebut membantu penyelundupan narkoba dan juga jaringan kejahatan terorganisasi.

Para penipu itu menyembunyikan segala aktivitas kriminal mereka dan mengirimkan hasilnya ke seluruh dunia. Kasus seperti ini juga menunjukkan kepada kita, bagaimana teknologi baru saat ini, seperti halnya crypto.

Bisa menjadi pendorong utama terjadinya berbagai macam aktivitas kriminal yang mudah menyebar ke seluruh penjuru dunia. Spieker yang tetap kekeh merasa tidak bersalah di hadapan Mahkamah Agung bagian New York.

Menghadapi berbagai macam tuduhan pengiriman tanpa izin. Serta tindak pencucian uang di tingkat ketiga dan juga keempat. Profil Linked dirinya hanya mencantumkan pekerjaan terbarunya saja.

Yaitu sebagai mitra di agen bakat serta pendiri perusahaan produksi partai, Sick Productions. Pada awal karirnya, dirinya menghabiskan lebih dari 2 tahun di Goldman Sachs sebagai spesialis derivatif ekuitas.

Sementara itu, Dustin Sites yang berusia 32 tahun. Menurut DA, Dustin membantu Spieker dalam skema tersebut. Menghadapi tudingan pengiriman uang tanpa izin. Tidak hanya Dustin Sites saja.

Beberapa klien Spieker yang lain juga diselidiki oleh Jaksa Distrik Manhattan DA. Mereka juga menghadapi berbagai macam tuduhan menjalankan pasar obat illegal di dark web.

Tidak hanya itu saja, beberapa klien Spieker juga mendapat tuduhan skema pencucian identitas. Namun terakhir justru diduga ada sejumlah 30 orang yang bahkan menjadi korban.

Rusia Masih Mempertimbangkan Bayar dengan Bitcoin

Korancrypto - Rusia Masih Mempertimbangkan Bayar dengan Bitcoin

Sebelumnya, dihadapkan dengan sanksi kaku dari beberapa Negara barat atas invasinya ke Ukraina. Rusia masih mempertimbangkan untuk bisa menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran eksopr minyak dan gas.

Dalam sebuah konferensi pers yang direkam dalam sebuah video. Pavel Zavalny, ketua komite Duma Rusia bidang energi mengatakan dalam sambutan yang diterjemahkan. Saat datang ke beberapa Negara bersahabat.

Antara lain seperti Negara Turki atau China, Rusia bersedia untuk menjadi lebih fleksibel dengan opsi pembayaran. Pavel Zavalny juga mengatakan mata uang fiat nasional pembeli dan juga Bitcoin.

Hingga kini masih sedang dipertimbangkan sebagai cara alternatif untuk transaksi pembayaran ekspor energi Rusia. Bahkan dikutip dari CNBC, kata Zavalny dalam komentarnya yang telah diterjemahkan juga mengatakan.

Rusia telah mengusulkan ke China untuk segera beralih ke penyelesaian dalam mata uang nasional Yuan dan juga Rubel. Sementara dengan Negara Turki, itu akan menjadi Rubel dan juga Lira.

Namun meskipun begitu, Pavel Zavalny juga mengatakan, Anda masih tetap bisa memperdagangkan Bitcoin. Selama 24 jam terakhir ini, Bitcoin telah berhasil naik hampir 4 persen.

Jadi, kini menjadi 44.000 dollar Amerika atau setara Rp. 632,9 juta. Sementara itu, harga mata uang crypto lainnya juga ikut naik. Sejak berita tentang pernyataan Pavel Zavalny pertama kali beredar.

- sponsor -