- sponsor -

Pemerintah Iran akhirnya Kembali Izinkan aktivitas penambangan kripto bitcoin setelah adanya pelarangan sejak bulan Mei 2021. Penambang yang berlisensi diizinkan untuk melanjutkan aktivitas operasi harian penambangan uang kripto.

Sebelumnya, pada tanggal 26 Mei 2021, Presiden Iran, Hassan Rouhani memutuskan untuk menutup semua aktivitas penambangan kripto yang ada di negara tersebut. Hal ini diakibatkan oleh adanya kekhawatiran akan stabilitas jaringan listrik pada negara tersebut.

Pada musim panas lalu, Iran sempat mengalami pemadaman listrik yang cukup luas. menurut mantan presiden Rouhani. Hal ini dikaitkan dengan panas yang ekstrem yang sempat mencapai 120 derajat Fahrenheit atau hampir 49 derajat Celcius.

Untuk menjaga pasokan listrik selama musim panas, Rouhani akhirnya memutuskan untuk melarang penambangan kripto selama musim panas agar warga dapat menjaga AC tetap menyala. Akan tetapi saat ini pelarangan penambangan kripto di Iran telah resmi dicabut.

Iran Merupakan Negara Ideal untuk Penambangan Kripto

Korancrypto - Iran Merupakan Negara Ideal untuk Penambangan Kripto

Diperkirakan sedikitnya ada 4.5% hingga 7% dari penambangan cryptocurrebcy dunia dilakukan di Iran. Hal ini mengingat fakta bahwa Iran menawarkan harga listrik yang cukup murah berkat sumber bahan bakar fosil yang melimpah.

Dalam beberapa laporan juga disebutkan bahwa negara Iran menyukai penambangan Bitcoin sebagai salah satu cara untuk menghindari sanksi dari Amerika Serikat.

Perlu diketahui, bahwa saat ini Iran tengah menderita embargo yang hampir selesai oleh AS sehingga cukup berdampak negative terhadap perekonomian negara.

Diperkirakan, pendapatan Iran dari aktivitas penambangan kripto ini mencapai 1 miliar dollar. Hal ini pastinya bisa menjadi salah satu cara untuk menstabilkan ekonomi negara tersebut di tengah embargo Amerika Serikat.

Meskipun telah dilakukan dipelarangan, akan tetapi selama 3 bulan tersebut dilaporkan bahwa aktivitas penambangan bawah tanah tetap berjalan.

Saat ini Direktur Bursa Efek Teheran (TSE) Ali Sahraee telah mengundurkan diri setelah adanya laporan yang menyebutkan bahwa penambangan cryptocurrenxy tetap berlangsung di bursa selama pelarangan tersebut.

Walaupun sebelum sempat menyangkal akan adanya operasi penambangan bawah tanah tersebut, akan tetapi wakil direktur eksekutif Beheshti Sarsht telah mengakui bahwa TSE harus bertanggung jawab atas operasi tersebut.

Setelah pelarangan dicabut, saat ini aktivitas penambangan cryptocurrency bisa dilakukan dengan bebas kembali di bursa TSE. Dengan kebijakan ini pastinya membuat penambang kripto semakin bersemangat lagi untuk melakukan penambangan.

Iran Kembali Izinkan, Bitcoin CS bisa Semakin Menguat

Korancrypto - Iran Kembali Izinkan, Bitcoin CS bisa Semakin Menguat

Terlepas dari berita akan pencabutan pelarangan aktivitas penambangan crytocurrency di Iran, saat ini harga mata uang bitcoin cs justru semakin menguat. Mayoritas mata uang kripto berkapasitas pasar terbesar melasat selama sepekan terakhir.

Menurut data dari CoinMarketCap, harga koin kripto dengan market cap bitcoin mengalami kenaikan signifikan 6.89% selama 24 jam terakhir. Sementara untuk sepekan ini, koin kripto yang paling populer tersebut telah naik sebesar 12.40%.

Sedangkan untuk market cap Ethereum, juga berhasil menguat 6.63% dari hari sebelumnya. Sama seperti bitcoin, Ethereum juga telah naik drastis sebesar 13.15%. Secara keseluruhan, koin kripto telah menguat dan memberikan efek positif untuk investor.

Untuk top gainer selama 24 jam terakhir dipegang oleh koin Axie Infinity yang berhasil melambung 50.51% ke US$ 117.63/koin. Sedangkan untuk top losers dipegang oleh koin dYdX yang turun 1.76% ke US$ 23.15/koin.

Beberapa analis mengungkapkan bahwa untuk saat ini Kripto masih akan terus menguat. Jadi dengan dibukanya kembali penambangan kripto di Iran, justru akan memberikan efek positif untuk perekonomian negara tersebut.

- sponsor -