- sponsor -

Pada hari Selasa mendatang, tepatnya pada 8 September 2022, ketika Investor Bitcoin mulai menunggu tingkat inflasi AS terbaru, Bitcoin pada satu titik akan menembus di atas US$24.000 atau sekitar Rp356,3 juta sebelum akhirnya Kembali tergelincir tepat di bawah level batas tersebut.

Bitcoin yang merupakan salah satu jenis mata uang kripto terbesar berdasarkan kapitalisasinya di pasaran berada pada kisaran harga sekitar $23.800.

Bila dilihat harganya naik lebih dari 2% dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Bitcoin telah meningkat selama empat hari terakhir yang dijadikan sebagai tanda harapan akan adanya inflasi yang segera bisa dikendalikan tanpa memicu adanya resesi yang tajam.

Investor Bitcoin menunggu Inflasi terbaru dari AS

Korancrypto.com || Investor Bitcoin menunggu Inflasi terbaru dari AS

Edward Moya, sebagai analis pasar senior di Oanda Americas, menyatakan bahwa bitcoin tetap mendekati level tertinggi akhir-akhir ini. Karena para trader kripto sampai saat ini masih mencari-cari dan belum tahu apakah musim dingin kripto kini benar-benar telah berakhir.

 “Tekanan jual kripto kini sudah mereda dengan signifikan, dan para trader bisa menangkap adanya momentumdimana bitcoin bisa menembus hingga di atas $25.000,” kata Moya.

Ethereum pun demikian dimana mengikuti pola yang sama, mencapai level tertinggi investasinya selama dua bulan ini. Serta juga berada di atas US$1.800 daripada hari sebelumnya sebelum diperdagangkan tepat di bawah level tersebut.

Jeff Dorman, kepala investasi di perusahaan jasa keuangan Arca. Mengatakan bahwa minggu ini adalah minggu inflasi karena pasar fokus pada indeks harga konsumen AS yang berada di laporan CPI AS.

“Pasar sedang menunggu inflasi utama yang diperkirakan akan melambat. Ada sejumlah tanda bahwa inflasi stabil, dengan harga jatuh dari level tertinggi dari sejarah biasanya. Hal tersebut merupakan sinyal kuat bahwa inflasi melambat,” kata Dorman.

Namun, belum diketahui secara pasti akan kenaikan mata uang kripto, Bitcoin ini. Bisa jadi, dia masih akan terus naik turun seiring berkembangnya pasar dan lajunya inflasi AS ke mata uang kripto. Meskipun demikian banyak dari para trader yang berharap mampu menembus angka tersebut dan bisa lebih pada tahapan selanjutnya.

- sponsor -