- sponsor -

Harga uang digital kripto hari ini cenderung tidak stabil. Hal ini tentu membuat para investor menjadi bimbang. Pasalnya beberapa pekan lalu, kripto sempat tembus mencapai hampir 1 Miliar Rupiah, sayang hari ini (18/11) harga kripto mulai memerah.

Penurunan nilai tukar dialami oleh hampir semua jenis kripto. Mulai dari mata uang paling popular yaitu bitcoin, hingga mata uang paling jarang dilirik. Rata-rata kemorosotan nilai tukar berkisar antata -0,09% hingga -3%.

Harga Kripto untuk Hari Ini

KoranCrypto - Harga Kripto untuk Hari Ini

Dilansir dari salah satu website yang menyediakan layanan publik untuk memantau harga uang digital kripto secara realtime, dapat dilihat bahwa perhari ini (18/11) pukul 06.00 WIB bitcoin mengalami penurunan hingga 1,15%.

Bitcoin yang tadinya sempat tembus diharga US$69.000 kini hanya bernilai US$59.904. Asumsi nilai kurs rupiah hari ini yaitu Rp14.230, sehingga bitcoin sekarang hanya bernilai Rp852.434.920 rupiah perkoin.

Penurunan juga terjadi untuk mata uang lain seperti Ethereum. Ethereum mengalami kemerosotan hingga 0,62% hari ini. Mata uang satu ini dipatok pada harga US$4.229 atau setara dengan Rp60.178.670 rupiah perkoin.

Lain lagi untuk harga Binance Coin yang ambles cukup jauh yaitu hingga 2,83%. Satu Binance Coin hanya dihargai US$573 atau sekitar Rp8.153.790 juta rupiah.

Selain itu yang tidak luput dari koreksi harga adalah Tether yang turun 0,09% ke US$0,99 atau Rp14.087 perkoin, XRP merosot 0,77% atau Rp15.510 perkoin, Solana yang anjlok 2,81% atau Rp.073.680 perkoin, Cardano ambles 2,03% atau R26.467 perkoin, dan masih banyak lagi.

Memang benar kita tidak bisa menilai harga uang digital kripto hanya pada satu waktu saja. Kita perlu memantau dan mengkaji lebih dalam untuk hal ini. Anda dapat menganalisisnya terlebih dahulu untuk dapat memprediksikan ke arah mana harga kripto bergerak.

Analisis dapat dilakukan dengan melihat kehidupan ekonomi di dunia, mulai dari harga produk kripto itu sendiri, hingga berita-berita terbaru seputar politik dan ekonomi. Tidak bisa dipungkiri politik dunia sangat berpengaruh terhadap harga uang digital ini.

Biang Kerok Merosotnya Harga Uang Digital Kripto

Koran Crypto - Biang Kerok Merosotnya Harga Uang Digital Kripto

Salah satu penyebab harga uang digital kripto saat ini merosot tajam adalah penandatanganan RUU insfrastruktur bipartisan Amerika Serikat. RUU ini berisi tentang aturan yang mensyaratkan setiap broker uang digital ini melaporkan pajak untuk setiap asset yang mereka miliki.

Hal tersebutlah yang menjadi kekhawatiran para pendukung industri kripto. Pasalnya RUU tersebut terbilang cukup luas sehingga sangat mungkin melibatkan entitas lain yang tidak benar-benar terlibat dalam fasilitas transaksi.

RUU tersebut memicu aksi jual bagi para trader yang taat hukum dan aturan pajak negara. Mereka tentu tidak mau ambil pusing masalah pajak terutama dalam hal kepengurusan secara administrasi.

Selain RUU Amerika Serikat, sentiment negatif datang dari benua Asia atau lebih tepatnya Negara China. NDRC China atau Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional China akan melakukan pembersihan secara berkala untuk semua jenis mata uang virtual.

Negara Tirai Bambu tersebut akan menindak keras penambangan salah satu mata uang kripto yaitu Bitcoin. Hal ini dipicu oleh alasan energi dan emisi karbon. Juru bicara NDRC, Meng Wei mengatakan bahwa pertambangan menyebabkan emisi karbon dan energi yang besar.

Tindakan tersebut sejalan dengan tujuan negara tirai bambu yaitu mencapai netralisasi karbon pada tahun 2060 mendatang. NDRC melalui Meng Wei juga mengatakan bahwa sedang dilakukan pertimbangan terkait harga listrik yang digunakan pada penambang kripto.

Kedua hal tersebut ternyata cukup mempengaruhi harga mata uang virtual ini dipasaran. Dilansir dari The Bitcoin Fear & Greed Index menunjukkan bahwa perilaku investor turun tajam. Bagaimana dengan sikap Anda, apakah akan terpengaruh oleh sentiment negative tersebut atau tetap optimis dengan harga uang digital kripto di pasaran dunia.

- sponsor -