- sponsor -

Beberapa hari terakhir harga mata uang Crypto sedang disoroti oleh masyarakat di Indonesia perihal kehalalannya yang dipertanyakan. Bahkan pernyataan yang menyebutkan bahwa bitcoin dinyatakan haram menjadi sorotan besar.

Penggunaan bitcoin menjadi salah satu mata uang yang diperdagangkan dalam sesi perdagangan dunia sedang mengalami kepopularitasannya. Banyak orang yang semakin tertarik menggunakannya, mengingat bahwa ada banyak penawaran keuntungan.

Bitcoin cukup berbeda dengan mata uang sebuah negara dalam aturannya bertransaksi, oleh karena itu para trader merasa bahwa memperdagangkan bitcoin sebagai mata uang Kripto adalah cara tepat.

Akan tetapi, beberapa hari ini harga mata uang crypto ini tampaknya sedang mengalami fase naik turun, karena sebuah berita yang dirilis beberapa hari lalu di Indonesia. Sempat mengalami peningkatan, hari ini disebutkan bahwa harga bitcoin merosot berbarengan.

Dinyatakan Haram, Bitcoin Sempat Menjadi Sorotan

Koran Crypto - Dinyatakan Haram, Bitcoin Sempat Menjadi Sorotan

Keberadaan bitcoin menjadi buah bibir untuk masyarakat umat muslim terlebih lagi di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh keabsahan bitcoin menjadi sebuah mata uang yang halal atau tidak untuk diperdagangkan.

Tentu saja ini dipertanyakan oleh para ahli agama, melihat cara perdagangan yang dilakukan dirasa kurang tepat. MUI alias Majelis Ulama Indonesia meresmikan pernyataan bahwa mata uang kripto dianggap haram.

Adapun haram yang disebutkan oleh MUI terletak pada proses transaksi jual belinya, bukan pada mata uangnya sendiri. Sejak saat ini harga mata uang crypto sempat menjadi sorotan baik masyarakat di Indonesia maupun luar.

Hal ini terjadi karena banyak masyarakat yang akhirnya menjadi takut untuk melanjutkan transaksi menggunakan bitcoin. Sehingga perlahan-lahan banyak penggunanya yang akhirnya meninggalkan perdagangan mata uang kripto pada setiap sesi perdagangannya sendiri.

Akan tetapi, tidak sedikit juga masyarakat yang masih mempertahankan kripto untuk diperdagangkan. Mereka memiliki cara pandang dan pola pikir yang berbeda dengan MUI sehingga membuat harga mata uang crypto tetap meningkat beberapa hari lalu.

Penyebab Harga Mata Uang Crypto Merosot

Korancrypto - Penyebab Harga Mata Uang Crypto Merosot

Pada sesi perdagangan Selasa, 16 November 2021 terjadi kemerosotan harga pada berbagai mata uang kripto. Tidak hanya bitcoin yang mengalami penurunan sebesar 8,17 persen dari perdagangan Selasa dibandingkan dengan satu hari sebelumnya.

Bahkan harga mata uang crypto untuk aset etherum juga mengalami kemerosotan yang hampir sama yaitu sebesar 9,81 persen. Angka penurunan ini cukup drastis dan besar untuk sebuah mata uang perdagangan secara internasional.

Adapun harga bitcoin yang diperdagangkan sehari sebelum kemerosotannya yaitu mencapai Rp 1 M, sementara di hari Selasa hanya diperdagangkan sekitar Rp 859,48 juta dengan harga kurs Rp14.200.

Untuk penurunan yang terjadi pada aset etherum di hari tersebut diperjualkan dengan harga Rp 60,56 juta. Penurunan berbagai mata uang kripto ini ternyata disebabkan oleh kebijakan pemerintah negara China yang ingin memperketat adanya kegiatan penambangan aset kripto.

Adanya kegiatan memperketat tersebut karena berbahaya serta akan mengancam upaya pemerintah negara tersebut dalam mengurangi emisi korban. Kebijakan pemerintah negara tersebut bahkan akan menaikkan harga listrik untuk setiap institusi yang melakukan penambangan pada harga mata uang kripto.

Perlu anda ketahui, bahwa di negara China Pemerintah memberikan subsidi arus listrik ke beberapa tempat seperti sekolah, pusat-pusat komunitas, serta beragam institusi kesejahteraan lainnya.

Inilah menjadi alasan dan penyebab terbesar mengapa pada perdagangan kemarin bitcoin dan aset kripto lainnya merosot secara bersamaan. Hal ini cukup membuat para trader khawatir dalam melakukan transaksi jual beli di hari ini, karena penurunan dari harga mata uang crypto terpantau cukup besar.

- sponsor -