- sponsor -

Sejumlah Harga Kripto Mengamuk, Krip dengan kapitalisasi pasar terbesar sedang mengalami pelemahan pada perdagangan kemarin. Para investor masih khawatir mengenai sentiment dari adanya krisis likuiditas Evergrande.

Perlu diketahui bahwa Evergrande merupakan raksasa properti China yang sedang mengalami ancaman gagal bayar. Meskipun dalam beberapa hari terakhir kekhawatiran para investor cenderung sudah mereda.

Menurut data dari CoinMarketCap, delapan kripto dengan kapitalisasi terbesar non-stablecoin kembali jatuh. Tercatat bitcoin mengalami penurunan sebesar 1,33 persen menutu level harga US$ 42.188,05 setiap koinnya.

Penurunan ini membawa harga bitcoin setara dengan Rp 600.335.952 setiap koinnya. Harga ini tentunya dengan asumsi kurs yang terjadi sebesar Rp 14.230 setiap US$ pada perdagangan tersebut.

Sementara itu harga Ethereum melemah ke angka 3,82 persen menuju level harga US$ 2.865,46 setiap koinnya. Harga ini setara dengan 40.775.496 setiap koinnya dalam konversi mata uang rupiah.

Penurunan Harga yang Bervariasi

Korancrypto - Penurunan Harga yang Bervariasi

Selain dua jenis kripto dengan dua kapitalisasi pasar tertinggi mengalami ambruk, jenis lain juga ikut menyusulnya. Setiap jenis memiliki penurunan harga yang bervariasi sesuai dengan perkembangan pasarnya.

Cardano ikut melemah ke angka 2,42 persen menuju angka US$ 2,06 setiap koinnya. Harga ini setara dengan Rp 29.314 setiap koinnya dengan konversi yang sama dengan bitcoin.

Sementara jenis kripto yang juga ikut melemah ialah binance coin yang turun ke angka 2,25 persen menuju angka US$ 354,83 setiap koinnya. Harga ini setara dengan Rp 5.049.231 setiap koinnya.

Jenis kripto lain yang juga ikut ambruk adalah ripple yang turun ke angka 3,21 persen menuju harga US$ 0,9024 setiap koinnya. Harga tersebut dalam rupiah setara Rp 12.841 setiap koinnya.

Mengikuti rekan lainnya, Solana juga ambruk sebesar 6 persen menuju level harga US$ 130,39 setiap koinnya. Dalam konversi rupiah, maka harganya setara dengan Rp 1.855.450 setiap koinnya.

Jenis kripto meme dogecoin juga ikut terjun bebas sebesar 1,1 persen menuju level harga US$ 0,2075 setiap koinnya. Jika dikonversi ke dalam rupiah, harganya setara dengan Rp 2.953 setiap koinnya.

Jenis terakhir yang ikut tergelincir adalah polkadot yang turun menuju angka 4,75 persen ke level harga US$ 27,64 setiap koinnya. Harga ini setara dengan Rp 393.317 setiap koinnya.

Berbagai Hal Penyebab Penurunan Harga Kripto Mengamuk

Korancrypto - Berbagai Hal Penyebab Penurunan Harga Kripto Mengamuk

Bitcoin bersama kripto big cap lainnya kembali berada di zona perdagangan merah dan beruntun selama 2 hari sebelumnya. Meskipun demikian, bitcoin masih cenderung stabil di atas level support US$ 40.000.

Keadaan bitcoin tersebut membuat para analis memprediksi akan adanya rebound menjelang akhir pekan ini. Hal ini juga disampaikan oleh Delphi Digital yang merupakan perusahaan riset kripto.

Menurutnya, sebelum terjadi flash crash pada awal bulan ini, adanya pendanaan menggunakan bitcoin cukup tinggi. Hal ini cenderung membuat keinginan masuk untuk naik semakin tertarik.

Meskipun demikian, saat ini pasar sedang tidak diposisikan secara agresif sehingga lebih ke arah hasil yang sedikit lebih cerah. Hal ini juga termasuk soal tingkat pendanaan yang menjadi biaya penting.

Tingkat pendanaan sendiri merupakan biaya yang diperlukan untuk mendanai posisi long di pasar. Hal ini bertujuan untuk pertukaran bitcoin perpetual atau juga bisa sejenis deviratif di pasar cryptocurrency.

Secara teknikal, saat ini posisi bitcoin terhadap pola grafik teknikal berada di posisi garis resistance overgead yang kuat. Harganya berada di atas US$ 45.000 dan dapat membatasi pembelian jangka pendek.

- sponsor -