- sponsor -

Entah karena ulah siapa, Founder Coinbase Kehilangan Harta, terutama ketika di masa rusak dan kelam-nya kripto, yaitu Crypto Crash market. Brian Armstrong yang menjadi Founder platform trading kripto ini harus kehilangan asetnya, meskipun gerakan hari ini cukup positif.

Crash Crypto menyebabkan hilangnya aset penting dari banyak investor. Sebenarnya pada saat ini, bukan hanya investor yang kesulitan, tetapi juga soal platform yang tangani masalah keuangan pada kripto. Brian Armstrong juga mengatakan kalau asetnya turun drastis.

Dalam hal menangani kripto dan kerusakan lagi, Brian Armstrong harus puas dengan aset yang turun juga. Sebelumnya, Brian mengakui kalau total kekayaan yang dimiliki sudah di angka 13.7 Milliar USD, tetapi sekarang turun jauh menjadi hanya 2.2 Milliar USD.

Dua mata uang yang paling menyulitkan platform Coinbase dan sang CEO adalah Bitcoin dan Ethereum. Mereka berusaha meningkatkan nilainya, tetapi membuat kesulitan untuk para pengguna menjadi turun. Dan efek seperti ini juga berpengaruh ke platform Coinbase.

Founder Coinbase Kehilangan Harta Karena Nilainya yang Turun 80% Sepanjang 2022

Koran Crypto - Founder Coinbase Kehilangan Harta Karena Nilainya yang Turun 80% Sepanjang 2022

Jika melihat trend gerakan Coinbase, platform ini sedang berada di situasi yang sangat buruk. Tidak ada platform lain yang mengalami situasi serupa, atau bahkan sedikit lebih buruk. Bisa dibilang kalau ini adalah salah satu kondisi yang bisa menyebabkan bangkrut ke Coinbase.

Menurut Armstrong, nilai koin yang dimiliki tidak akan melewati batas. Meskipun sudah tapat izin, tetap saja pengguna harus mencari cara agar dana di dalamnya tidak sia-sia. Apalagi jika melihat kondisi dibandingkan nilai tertingginya selama ini, nilainya turun drastis 85%.

Jika hanya pada tahun ini, nilai saham Coinbase juga turun jauh hingga 80%. Segala kondisi ini membuat investor harus panik dan berusaha mencari Coinbase yang membantu mereka. Dan dengan nilai sahan yang turun drastis ini, mereka menjadi tertarik untuk membelinya.

Coinbase selalu menjadi platform dagang kripto nomor 1 dan bersaing dengan satu per satu kompetitornya. Tetapi Coinbase sebenarnya cukup bagus dalam menjalankan inisiaif, hanya saja tidak ada kabar pasti apakah kegiatan itu dilakukan atau hanya dipastikan batal.

Alasan lain yang ahli katakan untuk semakin yakin membeli kripto lewat platform Coinbase adalah karena mata uang kripto ini didominasi oleh alat bantu untuk investasi kripto. Tidak ada cara lain yang lebih mudah selain menikmati trading luar biasa atas kenaikan 9% ini.

Masih Perlu Bersiap dengan Kondisi yang Lebih Buruk Sepanjang Q2

Korancrypto - Masih Perlu Bersiap dengan Kondisi yang Lebih Buruk Sepanjang Q2

Dengan industri kripto dan leverage yang tidak menentu, Coinbase sekarang ingin fokus untuk menjalankan situasi yang lebih baik pada Q2. Pada dasarnya, kripto ini bisa menjadi lebih tidak kondusif untuk update nilai selama Q2, karena adanya kerusakan di sistem finansial.

Pada May 12, nilainya turun 39% dan diprediksi karena buruknya kinerja sistem, manajemen dan CEO itu sendiri. Mereka masih cukup abai pada panduan pemakaian dan trading, sehingga ini menjadi hal bruuk bagi perusahaan. Monthly Transacting Users juga dipastikan turun.

Sehingga sekarang, Coinbase bukan lagi platform yang konsistem dalam menjalankan trading para pengguna. Sebelumnya hanya sebagai penghubung, dan trading volme dari April dan juga bulan sebelumnya, bisa jadi akan dibocorkan ke publik agar hasilnya jadi lebih aman.

Coinbase dan pemiliknya sedang di fase kehancuran. Platform dagang kripto mana saja tidak akan bisa menangani kondisi yang diterima oleh Coinbase. Sehingga bisa saja platform ini segera dijual, apalagi karena sang Founder mengakui kalau dia banyak rugi di edis ini.

- sponsor -