//ETH Mulai Kehilangan Peminat
ETH Mulai Kehilangan Peminat

ETH Mulai Kehilangan Peminat

[Total: 0    Average: 0/5]

Korancrypto.com – Saat ini ETH Mulai kehilangan peminat. Saat pertama kali di luncurkan pada 2015, Ethereum (ETH) dipuji sebagai penerus Bitcoin karena memungkinkan programer untuk menciptakan aplikasi yang dapat menunjukan transaksi secara otomatis daripada hanya sekedar exchange.

Setelah hampir empat tahun, blockchain ETH sudah mulai kehilangan peminatnya. Banyak proyek blockchain yang dijanjikan selama ini tidak terwujud malahan platform blockchain saingan bisa memberikan fitur lebih baik daripada ETH.

Untuk saat ini blockchain TRON sudah mengeserkan ETH di peringkat pertama dalam masalah Dapps. Terlihat melalui data pada bulan januari hanya 28 persen Dapps yang dibangun diatas blockchain ETH, 40 persen diatas EOS dan 32 persen dibangun di atas blockchain TRON.

Penyebab ETH mulai kehilangan peminatnya adalah waktu konfirmasi transaksinya rata-rata adalah sekitar 13 detik, dan pesaingnya yang lain kecepatan transaksinya rata-rata lebih cepat 1 detik sehingga saat digunakan pada aplikasi seperti gaming, akan terasa lebih real time.

Pendiri ETH, Vitalik Buterin mengakui perubahan itu, meskipun dia mengatakan bahwa hal tersebut bukanlah menjadi sesuatu yang perlu dikhawatirkan.

Lambat dan Butuh Biaya Tinggi

Kecepatan Ethereum dan biaya tinggi juga merupakan alasan beberapa start up membuat token mereka di tempat lain. TERN token yang berbasis di Georgia contohnya, membangun token mereka diatas jaringan Stellar tahun lalu karena jaringan stellar lebih cepat

CEO Binance, Zhao Changpeng juga mengumumkan bahwa kemungkinan 10 proyek koin yang berjalan diatas ETH akan bermigrasi ke jaringan lain dalam beberapa bulan kedepan.

Bagaimana pendapat anda tentang ETH Mulai kehilangan peminat ? setujukah para pengiat crypto atas informasi pada artikel ini ?

Baca Juga : Saat ini Blockchain dikembangkan Untuk Lacak Barang Mewah