- sponsor -

Coinbase melaporkan kerugian di  yang dialaminya setelah jatuh dalam perdagangan Crypto Winter 2022 yang diperpanjang pada hari Selasa lalu. Kerugian yang didapatnya berkisar lebih dari $1 miliar atau Rp14,8 triliun pada kuartal kedua.

Diperkirakan Pendapatan Coinbase turun hampir 64% karena para investor memilih keluar dari pasar mata uang kripto setelah terjadinya penurunan dramatis dari tahun lalu.

Sedangkan untuk pendapatan yang didapat dari transaksi ritel adalah $616,2 juta. Artinya pendapatan tersebut sudah turun sebanyak 66% dan di bawah Analisa konsensus sebesar $667,1 juta yang telah disurvei oleh StreetAccount.

Coinbase di Crypto Winter 2022 telah Rugi Triliunan

Korancrypto.com || Coinbase di Crypto Winter 2022 telah Rugi Triliunan

Pelaporan kerugian oleh Coinbase dikarenakan kerugian bersih mereka mencapai $1,1 miliar. Dibandingkan dengan laba bersih yang didapat senilai $1,59 miliar pada kuartal yang sama tahun lalu, menurut surat kepada pemegang saham.

Biaya penurunan nilai yang terjadi terkait dengan mata uang non-tunai yang sama dengan Rp 377 juta digadang-gadang menjadi salah factor pemicunya. Aset mata uang kripto Coinbase sendiri berjumlah $428 juta pada akhir Juni lalu, naik dari sekitar $ 1 miliar pada akhir Maret. Sedangkan lebih dari 40% aset mata uang kripto Coinbase adalah jenis Bitcoin.

Seperti diketahui, beberapa bulan terakhir merupakan masa-masa sulit bagi pasar mata uang kripto, yang mengalami penurunan secara signifikan. Penurunan ini sering disebut sebagai siklus musim dingin cryptocurrency. Siklus ini telah menempatkan perusahaan besar crypto berada dalam masalah, termasuk juga perusahaan Coinbase.

Baca Juga:
IDKS Terima Pendaftaran Pakai BCA BLU Digital

Berdasarkan pergeraan harga tekan kripto coinbase, Perusahaan menyatakan memiliki 9 juta pengguna transaksional bulanan selama periode tersebut, naik dari 9,2 juta pada kuartal pertama, tetapi di depan konsensus StreetAccount sebesar 8,7 juta. Kredit makro dan mata uang kripto menyebabkan volume perdagangan yang lebih rendah dari biasanya selama kuartal tersebut.

Saham Coinbase anjlok sebesar 75% pada kuartal kedua di tahun ini, bertepatan dengan apa yang disebut musim dingin kripto. Sementara itu, harga Bitcoin anjlok sekitar 59%.

Coinbase mengatakan akan menghentikan perekrutan dan meningkatkan waktu yang diperlukan untuk memangkas jumlah karyawan sebesar 18%. Aset pada platform turun dari $256 miliar menjadi $96 miliar dari kuartal-ke-kuartal. Sebagian besar dikarenakan adanya tekanan pada harga mata uang kripto.

Bitcoin sendiri sudah menyumbang 31% dari pendapatan perdagangan di kuartal empat, yang merupakan level tertinggi sejak kuartal satu di tahun 2021. Sementara Ethereum menyumbang 22% dari pendapatan perdagangan.

- sponsor -