- sponsor -

Platform perdagangan kripto, Binance Binance Melarang Pengguna dan sempat menunda penarikan untuk token LUNA dan UST semalam. Binance umumkan kalau ada kerusakan sistem karena volume penarikan yang tidak masuk akal. Binance baru akan membuka akses lagi ketika sistem sudah normal lagi.

Pasar kripto sedang tidak bagus dalam beberapa pekan ini. Sejumlah platform bahkan cukup heran dengan aset digital orang-orang yang ada pada mereka, tetapi semua tidak di kondisi baik. Kali ini yang paling parah adalah aset LUNA dan UST yang harganya semakin jatuh.

Hingga May, UST sangat menikmati performanya dan penggemar kripto mulai memasukkan aset ini sebagai salah satu yang paling potensial untuk berkembang. Tetapi sekarang, situasi UST sangat buruk, dan ini langsung mempengaruhi koin yang masih “saudara”-nya itu.

Kejatuhan UST langsung memberi pengaruh buruk ke pasar koin LUNA. Di kondisi keduanya sedang bearish, pemilik koin digital ini tidak bisa berharap hal positif akan terjadi, sudah pasti akan semakin jatuh. Dan maka dari itu, sebagian besar pemiliknya langsung withdraw.

Binance Melarang Pengguna untuk Akses Withdrawal UST dan LUNA untuk Sementara

KoranCrypto - Binance Melarang Pengguna untuk Akses Withdrawal UST dan LUNA untuk Sementara

Kondisi withdrawal yang sudah sangat banyak itu membuat salah satu platform dagang kripto ini tidak bisa menahannya. Binance menjadi salah satu platform yang paling sibuk tangani para pemilik aset yang sangat agresif menarik aset LUNA dan UST mereka dari platform.

“Volume transaksi yang sangat tinggi akan membuat kami pending transaksi penarikan aset UST dan LUNA dulu. Binance akan buka kembali akses withdrawal untuk token ini ketika sudah stabil dan volume penarikan yang pending sudah turun,” tulis Binance di Blog mereka.

Kabar ini juga menyusul periode turbulensi pasar untuk algoritme Terra dan stablecoin UST milik mereka. UST sendiri merupakan stablecoin terbesar ketiga, tetapi dalam beberapa hari terakhir mengalami kejatuhan yang masif. Bahkan UST gagal bertahan di nilai 1 USD.

Banyak investor yang kemudian menjual aset mereka di bawah 1 USD. Bahkan menurut media CoinJournal, banyak aset yang memilih untuk menjual aset ini di bawah 90 cents agar hindari kondisi lebih buruk. Saat ini, hampir semua pemiliknya ingin withdraw aset UST mereka.

“Nilai UST sudah turun seperti air hujan untuk 95 hari dalam 100 hari terakhir, dan kamu tahu besok bisa saja nilainya semakin turun. Ini adalah kondisi finansial dan toleransi risiko yang buruk, sehingga kami akan menjualnya sekarang,” ujar salah satu pemilik koin UST ini.

Bagaimana Kejatuhan Harga UST Mempengaruhi Nilai LUNA Hingga Semakin Buruk?

Koran Crypto - Bagaimana Kejatuhan Harga UST Mempengaruhi Nilai LUNA Hingga Semakin Buruk?

Ada lagi fakta lain yang cukup membuat pemilik aset kripto heran. Jika sebelumnya UST yang jatuh sendiri, sekarang efeknya telah menyebabkan token LUNA terkena efek buruknya juga. Dalam kasus ini, kripto LUNA alami kejatuhan dengan kehilangan value 285 juta USD.

Kedua token ini merupakan “kakak adik”, sehingga dengan banyak yang menjual aset UST, otomatis semakin banyak juga yang takut kalau LUNA akan mengalami kejatuhan yang sama dengan UST. Gerakan kejatuhan LUNA ini dimulai ketika nilai UST jatuh ke bawah 1 USD.

Menurut beberapa ahli, kondisi investor yang membuang aset LUNA dan UST mereka sudah tidak wajar. CoinTelegraph juga menjelaskan pasar UST yang jatuh ini adalah yang menjadi penyebab utama kejatuhan LUNA. Sehingga Binance sampai menutup akses withdrawal.

Binance melarang penarikan dana dari platformnya untuk koin UST dan LUNA. Dua koin itu merupakan siblings, sehingga ketika UST jatuh, LUNA juga terkena efeknya. Bahkan sekarang banyak yang menjual aset mereka itu di bawah 1 USD, hingga server Binance error.

- sponsor -