- sponsor -

Harga uang kripto yang melonjak tajam sejak tahun kemarin membuat peminatnya terus bertambah. Harga uang kripto yang bahkan mampu mengalahkan pasar modal mampu menarik masyarakat untuk berinvestasi cryptocurrency.

Peningkatan yang tajam ini membuat berbagai platform yang menjadi marketplace untuk berinvestasi kripto bermunculan. Untuk bisa berinvestasi dengan tenang, maka perlu memilih platform yang sudah berizin.

Salah satu platform yang di klaim sebagai tempat jual beli aset kripto terbesar adalah Binance. Sayangnya, Binance bukanlah platform yang berizin dan sampai saat ini belum terdaftar resmi di Indonesia.

Hal ini sesuai dengan yang dikemukakan oleh Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Tongam L Tobing. Informasi pada website Bappebti juga sejalan dengan keterangan Tongam.

Per tanggal 18 Februari 2021, pada website tersebut menyebutkan hanya terdapat 13 perusahaan yang terdaftar resmi ke dalam Daftar Perusahaan Pedagang Aset Kripto. Tentunya Binance tidak ada dalam daftar tersebut.

Binance Ilegal, Kenali Marketplace Uang Kripto Legal
Binance Ilegal

Binance Tidak Resmi di Indonesia

Menurut Tongam, Binance dihentikan oleh SWI dan diumumkan pada siaran pers tanggal 27 Oktober 2020 kemarin. Tujuannya untuk melindungi masyarakat dari operasi platform aset digital yang tidak memiliki izin.

Tidak hanya itu, Tongam juga memberikan pernyataan bahwa SWI pernah memanggil pengurus dan pengacara dari Binance di Jakarta. Pertemuan ini dilakukan untuk melakukan kesepakatan pemberhentian kegiatan Binance yang tanpa izin.

Tongam juga menambahkan bahwa kegiatan usaha yang dijalankan di Indonesia harus memiliki izin sesuai dengan instansi terkait. Sebelum Binance mengantongi izin tersebut, maka tidak diizinkan beroperasi di Indonesia.

Di sisi lain, Tongam juga memberikan keterangan bahwa jika Binance tidak memiliki izin, maka akan sulit dilakukan pengawasan di Indonesia. Hal ini dikarenakan seperti tidak adanya data kegiatan usaha.

Selain itu, adanya izin legal beroperasi juga bertujuan agar adanya pengawasan atas perlindungan konsumen, aliran dana, kesesuaian dengan ketentuan di Indonesia dan ketentuan lainnya yang berlaku.

Tongam juga menjelaskan jika hal ini dibiarkan maka berisiko tinggi dapat merugikan masyarakat. Jika terjadi permasalahan, maka akan pihak yang beroperasi tanpa izin semakin sulit untuk diminati pertanggungjawaban.

Binance Ilegal, Kenali Marketplace Uang Kripto Legal
Uang Kripto Legal

Perusahaan Uang Kripto Legal di Indonesia

Dalam memberikan kenyamanan bagi investor mata uang kripto di Indonesia, maka pemerintah Indonesia melalui Bapebbti sudah mengeluarkan izin. Akan tetapi, izin ini baru dikantongi oleh beberapa perusahaan.

Bapebbti sudah memberikan izin dan mengeluarkan izin untuk tiga belas perusahaan perdagangan kripto di Indonesia. Daftar perusahaan pertama yang sudah mengantongi izin ialah PT Cripto Indonesia Berkat.

Perusahaan kedua yang sudah mengantongi izin ialah Upbit Exchange Indonesia. Tidak ingin meninggalkan kesempatan arus pasar yang melejit, PT Tiga Inti Utama juga sudah mengantongi izin perdagangan mata uang kripto.

PT Indodax Nasional Indonesia juga sudah memiliki izin perdagangan kripto. Disusul juga dengan perusahaan PT Pintu ke mana Saja yang sudah mengantongi izin perdagangan. Beberapa perusahaan lainnya juga bisa Anda pilih.

Misalkan, PT Zipmex Exchange Indonesia, PT Bursa Cripto Prima dan PT Luno Indonesia Ltd. Selain itu, juga ada PT Rekeningku Dotcom Indonesia yang memberikan jalur perdagangan aset kripto.

Disusul juga oleh PT Indonesia Digital Exchange dan PT Cipta Coin Digital. Dua perusahaan lainnya yang memiliki izin terbaru ialah PT Triniti Investama Berkat dan PT Plutonext Digital Aset.

Perkembangan kripto di Indonesia memang membuat platform marketplace berkembang. Terdapat tiga belas perusahaan yang sudah mendapatkan izin, tetapi Binance tidak masuk dalam daftar meskipun termasuk terbesar di dunia.

- sponsor -