- sponsor -

Bermain pada ranah crypto tidak selalu akan menghasilkan keuntungan, namun terdapat bahaya trading crypto yang juga perlu diantisipasi. Ini karena pergerakan crypto sangat cepat membuat harga dari uang digital tersebut mengalami kenaikan dan penurunan setiap saat.

Penyebab paling umum mengenai turunnya harga crypto ialah permintaan masyarakat akan uang digital ini sesuai dengan hukum pasar yang berlaku. Karena memang tidak semua orang menginginkan jenis mata uang ini, terlebih terkait dengan penggunaannya yang masih terbatas.

Selain itu, kripto juga sangat terpengaruh oleh isu-isu terkini yang sedang beredar meskipun masih belum terkonfirmasi validitasnya. Baik dalam ruang lingkup isu lokal maupun telah meluas secara global. Hal ini merupakan bahaya trading crypto lainnya.

Hampir serupa dengan saham dan forex atau pertukaran mata uang antar negara yang sama-sama memiliki risiko. Mengantisipasi berbagai risiko yang mungkin saja timbul dengan melakukan analisis secara teknik maupun fundamental sebelum memutuskan menjadi trader.

Pahami Risiko dan Bahayanya

Koran Crypto - Pahami Risiko dan Bahaya Trading Crypto

Pada dasarnya setiap jenis instrumen investasi pasti memiliki risiko tersendiri. Tinggal bagaimana caranya untuk siap menghadapinya sembari mencari jalan keluar terbaik. Investasi dalam ranah crypto juga menyisakan berbagai risiko yang bisa terjadi kapan saja, di antaranya:

1. Risiko Terkait Keamanannya

Bahaya trading crypto paling pertama ialah keamanannya, meskipun investasinya dalam bentuk digital, akan tetapi masih tetap saja menyisakan ketidakamanan. Mencangkup risiko penipuan maupun dapat memungkinkan adanya seorang hacker masuk dan meretas akun pemilik.

2. Risiko Terkait Likuiditasnya

Karena uang digital ini merupakan asset likuid, sehingga membutuhkan waktu ketika trader hendak menjualnya. Terkadang keadaan ini juga dimanfaatkan trader untuk menguasai pasar. Oleh karena itu, perlu kecermatan saat memutuskan terjun sebagai trader crypto.

3. Risiko Terkait Volatilitasnya

Risko paling klasik dari berbagai instrumen investasi manapun ialah terkait pergerakannya. Harga yang meningkat tajam menjadi angin segar karena bisa mendapat untung banyak. Namun ketika melonjak turun, risiko terbesar bagi trader ialah bisa kehilangan seluruh dananya.

4. Risiko Terkait Pembayaran Pajak

Kegiatan investasi uang digital pun tidak terlepas dari beban pembayaran pajak ketika mendapat keuntungan setelah melakukan penjualan. Pemberlakuan aturan ini diberlakukan setelah adanya regulasi dari pihak berwenang dalam mengantisipasi bahaya trading crypto.

5. Risiko Terkait Antusiasme Masyarakat

Antusiasme masyarakat yang begitu tinggi akan mata uang ini, malah dapat menimbulkan risiko baru. Pasalnya ketika banyak sekali masyarakat berbondong-bondong untuk memilikinya, pada saat yang sama pula tingkat volatilitasnya meningkat baik mengalami kenaikan atau penurunan.

Kekhawatiran Pemerintah Terkait Bahaya Trading Crypto

Korancrypto - Kekhawatiran Pemerintah Terkait Bahaya Trading Crypto

Kekhawatiran ini muncul tatkala tren investasi dengan menggunakan mata uang digital semakin populer. Per hari ini, 27 Desember 2021 popularitasnya dalam masyarakat hampir mengalahkan saham serta instrumen investasi lainnya.

Secara alamiah kekhawatiran akan bahaya trading crypto ini karena pertumbuhannya terlalu cepat, penyampaian anggapan tersebut oleh International Monatary Fund. Menurut Evan dari Deputi IMF, “justru keadaan ini membuka peluang baru tindak pencucian uang”.

Selain itu ketidakstabilan dalam bentuk harga berikut regulasi yang masih terbatas juga menjadi kekhawatiran selanjutnya. Ini karena tidak semua negara memilki aturan serupa serta tingkat kontrol yang sama terhadap kebijakan berkaitan dengan mata uang digital tersebut.

Ketertarikan mengenai dunia investasi, khususnya dalam mata uang digital perlu disikapi dengan bijak. Alangkah baiknya melakukan riset dan mencari referensi sebelum memutuskan menjadi seorang trader guna mencegah bahaya trading crypto yang mengintai setiap saat.

- sponsor -