- sponsor -

Korancrypto.com – Bitcoin yang selama ini tidak diperbolehkan beredar di China akhirnya sudah mendapatkan lampu hijau. Status legal sudah dikantongi oleh Bitcoin di China.

Hangzhou, merupakan kota tua di China yang pertama kali mengakui bitcoin sebagai “properti virtual”

Peraturan yang mengakui transaksi dan kesepakatan dilindungi oleh hukum, status ini diputuskan oleh pengadilan kota.

Status hukum bitcoin sendiri tidak jauh dari peran para analis yang memastikan perubahan pandangan negera terhadap cryptocurrency. Bank of China sendiri juga menegaskan bahwa BTC saat ini memang diberikan status properti, tetapi tidak membuatnya dapat digunakan sebagai pengganti fiat.

Kenapa dilegalkan ?

Bermula dari kejadian tahun 2013, dimana seseorang membeli 2,999 dolar BTC dari pasar di Taobao yang mengajukan banding ke pengadilan karena setelah membeli, dia tidak bisa mengakses toko atau rekening bitcoin miliknya lagi.

Pasar online yang dikelola oleh Shanghai Technology Company, menutup layanan secara sepihak yang membuat pemerintah mengeluarkan larangan perdagangan cryptocurrency.

Tetapi, dengan bukti yang kurang jelas dan tidak kuat, kasus ini kemudian dibatalkan oleh pengadilan terikut dengan dilegalkan kembalinya cryptocurrency.

Baca Juga : Bitpoint di Retas, 2.3 Juta Dollar Melayang

Status Hukum Bitcoin

Pengadilan setempat memutuskan untuk medukung legalitas Bitcoin dan crypto lainnya. Pengadilan menyatakan bahwa, siapa pun yang menjual, membeli, atau bertransaksi dalam Bitcoin akan dilindungi oleh hukum.

China sendiri merupakan salah satu pasar Bitcoin terbesar dan paling berpengaruh di dunia, sehingga legalisasi terhadap Bitcoin dan cryptocurrency lain tentuya akan sangat berpengaruh

Sumber : Cryptopolitan

- sponsor -